jump to navigation

Mencuci Baju, Urusan Suami kah ? 7 June 2011

Posted by arcello in Uncategorized.
6 comments

Jaman sekarang berbeda dengan jaman dahulu.

Dulu para istri lebih memilih peran sebagai ibu rumah tangga, alias ngurusi rumah dan anak-anak. Sedangkan para suami bekerja keras sebagai penyokong ekonomi keluarga.

Sekarang, para istri pun sudah banyak yang pinter cari duit. Dan seperti teori sebab akibat, maka urusan rumah dan anak-anak juga harus dipegang oleh suami dan istri. Tak pelak lagi, para suami diharuskan memiliki setidaknya pemahaman atau pengertian tentang seluk beluk rumah tangga dan tetek bengek’nya.

Salah satunya adalah urusan mencuci baju. Hihihi….lucu memang kalau mendengar kalimat dari seorang istri : urusan mencuci baju mah saya serahkan ke suami aja atuh. Bukan seperti itu yang saya maksudkan.

Seperti yang saya utarakan di atas, bahwa jaman sekarang urusan rumah tangga sudah menjadi urusan berdua, antara suami dan istri. Jadi tidak melulu 100 % menjadi tanggung jawab sang istri seorang. Urusan mencuci baju, suami juga punya andil di dalamnya.

1. Mesin Cuci

Jaman sekarang semuanya dikerjakan dengan serba otomatis. Hampir di semua rumah sudah menggunakann yang namanya mesin cuci. Dari urusan membeli mesin cuci, suami-lah yang memegang peranan. Dari mulai mencari data-data tentang merk-merk mesin cuci yang handal. Sampai tempat di mana harus membeli mesin cuci dengan harga yang murah namun tidak murahan menjadi andil para suami. Para suami seperti dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih tentang seluk beluk mesin cuci. Mesin cuci merk apakah yang paling bagus ? Berapa tingkat pemakaian listriknya ? Apakah harus menggunakan yang model otomatis atau cukup dengan semi otomatis ? Berapa budget yang harus dikeluarkan ?

2. Perlukah Menggunakan Jasa Laundry

Kalau suami dan istri sudah bekerja, sedangkan mencari pembantu di jaman sekarang susahnya minta ampun maka urusan mencuci bisa jadi problematika tersendiri. Siapa yang akan mencuci pakaian-pakaian kotor ? Kapan waktu mencuci-nya ? Sampai dengan waktu seterika-nya kapan ? bisa menjadi bahan pemikiran buat suam maupun istri. Maka itu bermunculan-lah jasa-jasa laundry. Mulai di mal-mal sampai di sekitar komplek perumahan kita sudah banyak usaha-usaha laundry yang menawarkan bermacam variasi harga. Nah di sini lah peran suami mulai dirasakan. Biasanya para suami akan sekali lagi dituntut untuk memikirkan beberapa pilihan menyangkut laundry tadi. Apakah benar-benar memerlukan laundry ? Mau laundry yang full mencuci sampai seterika atau cukup laundry seterika saja ? Dimana mau laundry’nya ? Apakah yang agak jauh atau di tetangga dekat rumah ?

3. Upgrade Pengetahuan & Teknologi Masa Kini

Nah kalau yang ini beda lagi. Sebagai seorang suami jaman sekarang, tuntutannya lebih menantang daripada suami jaman dulu. Sekarang para suami dituntut untuk tahu segala hal. Dari mulai cari duit, sampai wawasan pengetahuan yang luas. Termasuk di dalamnya adalah pengetahuan tentang update teknologi-teknologi yang berkaitan dengan rumah tangga, salah satunya mencuci pakaian. Sekarang mencuci pakaian tidak melulu harus menggunakan detergent. Sekarang sudah muncul teknologi baru, mencuci tanpa detergent. Nama teknologi itu adalah washing ball. Sejenis konsentrat yang dibungkus dengan bentuk bola yang mempunyai kemampuan mencuci sampai 1000 x cuci. Lagi-lagi suami dituntut untuk punya kemampuan pengetahuan tentang teknologi tersebut. Istilahnya, para suami harus selalu update dengan perkembangan-perkembangan teknologi, khususnya yang menyangkut urusan rumah tangga.

Advertisements