jump to navigation

Apa Akibatnya Kalo Males Nulis Di Blog Sendiri ? 19 November 2010

Posted by arcello in Uncategorized.
trackback

Vacuum sementara, terlalu sibuk, nggak ada waktu ataupun apa-lah namanya…., hanya satu kesimpulan : MALES….!! Iya, males atau malas sering disembunyikan di balik kata-kata di awal tadi. Termasuk di dalamnya adalah malesnya saya untuk terus meng-upload tulisan di blog tercinta saya ini…hehehe …jujur.com neh. Males itu suatu sifat yang dimulai dari kata menunda. Dan menunda berawal dari kata akibat. Apa hubungannya coba ? Saya juga sejujurnya agak memaksakan diri untuk mencari hubungan dari kata-kata MALES – MENUNDA – AKIBAT tadi. Hehehe…, tapi biar tulisan saya ini bernilai dan bermanfaat saya akan coba sekeras tenaga untuk tetap memaksakan diri.

MALES – MENUNDA

Kebiasaan males (yang biasa saya alami seh…) fungsinya selalu untuk menunda, terlepas dari alasan lagi sibuk kek, lagi nggak enak badan kek , lagi ada urusan keluarga kek…pokoknya intinya adalah always dan selalu menunda. Menunda dengan beragam alasan, dari alasan yang benar-banar urgent dan darurat, sampai dengan alasan yang hanya dibuat-buat. Kalo sebab dari kemalasan itu adalah karena alasan yang dibuat-buat maka kemalasan saya sangatlah nggak bermutu.

Tapi bagaimana kalo males saya itu disebabkan oleh alasan yang benar-benar urgent dan sangat-sangat darurat sifatnya, bisakah kemalasan saya dimaafkan. Hmmm….kalo saya pikir tergantung males dari hal apa dulu. Kalo males nulis di blog sendiri gara-gara musti ngurusin kerjaan yang nggak pernah ada habisnya sepertinya bisa dimaafkan seh ( hehehe). Tapi kalo males nulis di blog gara-gara lebih prefer main games on-line, masih bisa dimaafkan nggak ya, hmmm…rasa-rasanya masih tuh…hehehe.

Di saat saya masih terseyum-senyum sendiri, tiba-tiba otak saya disengat akan satu hal hakiki yang menjadi keburukan terbesar saya selama ini. Bagaiman dengan kemalasan sholat kamu bro…?? Dueeerr….bagaikan disengat sejuta lebah berbahaya, badan saya langsung melongo tak berkutik. Saya yang di KTP beragamakan Islam masih mempunyai sifat kemalasan yang sangat…sangat…dan teramat sangat fatal, SHOLAT. Yup..sangat fatal buat saya untuk meiliki sifat males dalam hal mendirikan sholat khususnya sholat berjamaah dan tepat waktu. Penundaannya kadang saya kategorikan urgent ( bagi saya dan bagi sisi ke-duniawi-an saya pribadi ) seperti : masih meeting dengan boss besar neh, sholat-nya ntar aja ah…. kan masih keburu. Atau contoh lain : waah istri telpon dari rumah, anak jatuh dari kursi…padahal masjid tinggal beberapa langkah lagi…waduh…gimana neh, balik rumah aja dwah…kasihan anak, sapa tahu parah..!! Nah terkadang saya juga minta sama Yang Di Atas untuk sekedar memaklumi atau kalau boleh memaafkan acara penundanaan waktu sholat saya tadi. Kan Allah Maha Pemurah…begitu batin saya beragument, seolah ingin sekali Allah benar-benar memaklumi alasan saya.  Dan Allah pun langsung menjawab…tambahan rejeki yang kamu minta beberapa hari yang lalu saya tunda dulu ya…kan masih banyak hamba-hambaKu yang lebih urgent untuk diberi rejeki…..harap maklum ya….

MENUNDA – AKIBAT

Nah sekarang giliran si menunda yang akan kita colek. Menunda adalah sifat yang sampai detik ini melekat erat dalam kehidupan saya. Lebih banyak menunda karena hal-hal yang sebenarnya nggak penting-penting amat. Kenapa saya bisa segoblok itu ? Hehehe…saya juga nggak tahu jawaban pastinya, dan bahkan saya juga baru sadar kalo selama ini saya segoblok itu. Kemungkinan sebab terbesar dari ke-gblokan saya tadi adalah karena akibat. Seringkali akibat dari hal-hal yang saya tunda-tunda itu datangnya belakangan atau bahkan nggak bisa saya perkirakan sebelumnya. Contoh : saya menunda nulis di blog dengan alasan nggak ada waktu (yang sebenarnya adalah nggak bisa memanfaatkan waktu secara baik), pastilah akan mempunyai akibat tersendiri.

Nah akibat itu yang seringkali saya nggak bisa memperkirakannya atau lebih hebatnya saya akan menyepelekan akibatnya. Kalo blog pribadi nggak di update emang kenapa ? Emang kita bakal jatuh miskin ? Atau…emang kita bakal dituntut secara hukum ? Hehehe…mungkin akibat-akibat tadi teralalu berlebihan, tapi kemungkinan akibat yang saya terima dari malesnya meng-update tulisan di blog bisa saja merugikan. Rantai akibatnya bisa diilustrasikan seperti ini : males nulis di blog –> blog jadi “basi” dan kelihatan nggak diurus –> orang-orang jadi males melihat blog saya –> barangkali ada orang yang “membawa” kesempatan buat saya jadi ikut-ikutan males melihat blog saya –> kesempatan saya hilang atau bahkan berpindah tangah ke orang lain –> saya tidak punya kesempatan itu lagi dan hidup saya akan begini-begini terus. Waahh….ngeri juga akibat terakhirnya, secara saya amat ingin mempunyai kehidupan yang luar biasa, bukan kehidupan yang biasa-biasa saja.

Ternyata, akibat dari kemalesan nulis di blog adalah hilangnya satu kesempatan (yang mungkin malah kesempatan emas) untuk bisa mengembangkan kehidupan pribadi saya. Ck..ck..ck…sampai segitunya kah ? Nggak ada yang tahu, tapi kemungkinan tadi bisa saja terjadi toh. Nah goblognya saya adalah nggak bisa melihat sejauh mana mata rantai akibat dari kemalesan itu akan berakhir. Yang lebih parah lagi, adalah akibat dari kemalesan saya untuk mendirikan sholat. Saya tidak bisa merasakan mata rantai terakhir akibat kemalesan mendirikan sholat karena akibat itu cuman bisa saya rasakan kalo saya dah dipanggial oleh Yang Maha Kuasa. Saya sebenarnya bisa melihat akibat terakhir dari kemalesan sholat tadi, saya juga mempercayainya. Tapi karena kadar keimanan saya yang hanya setipis tisu bekas, maka kadar kepercayaan saya tadi langsung hilang bersama bisikan-bisikan  yang dihembuskan oleh setan-setan pembawa kenikmatan semu.

Comments»

1. Maskur® - 19 November 2010

wah artikel introspeksi

2. arcello - 22 November 2010

iya boz…lebih baik nyalah’in diri sendiri drpd nyalah’in dunia….hehehe…

3. asmarie - 22 November 2010

wah….tetap semangat gan

weleh…ada nama saya… di sahabat
tankz yah

arcello - 22 November 2010

sama-sama…
semoga kita bisa tetep ber-sahabat selalu

4. dhila13 - 22 November 2010

haha.. tulisan ini saya banggeet!! salah satu akibat yang saya rasakan adalah hilangnya teman2 yg suka berkunjung.. hikz.. dulu setiap postingan bisa ada 40 bloggers yg komen.. sekarang.. hikz2 10 aja tak sampai..

btw, tx udh mau mampir di blog sy:mrgreen:

arcello - 22 November 2010

sama-sama….
mari kita bangun semangat kembali buat nulis di blog….

5. belajar bahasa inggris mudah - 22 November 2010

males atau menunda adalah sebab mengapa jarang nulis di blog kalau akibat kurang tahu. apa akibatnya.
belajar bahasa inggris yuk

6. Ifan Jayadi - 22 November 2010

Wah, aku juga sering mengalami hal yang sama. Habis mau bagaimana lagi. Tapi, aku juga berusaha untuk keluar dari keadaan tsb. Yang penting jangan padam aja keinginannya utk menulis.

arcello - 23 November 2010

hidupkan terus semangat menulis….
api semangat harus tetap membara…

terima kasih buat kunjungannya

7. asfanforever - 23 November 2010

kalo buat saya, minimal satu bulan itu paling jelek bangetz satu postingan…tapi postingannya yah dipersiapkan sebaik mungkin..

salam kunjungan balik nih….

arcello - 23 November 2010

waaah good advice bgt tuh…
semoga saya bisa minimal satu bulan satu posting’an

thanks buat kunjungan dan advice’nya

8. Shafiqah Adia Treest - 23 November 2010

^_^

berkunjung …

arcello - 23 November 2010

silahkan…

9. a.e.zen - 28 November 2010

akibatnya..

bisa lupa password

10. Kurnia Septa - 29 November 2010

tulisan menarik boss
kdng aku juga malas, habis ide😦

arcello - 3 December 2010

terima kasih bozz

11. muhyasir - 2 December 2010

Saya males komentar ah, komentarnya ditunda dulu… Hehehe

arcello - 3 December 2010

hehehe…..
bisa aja pak muhyasir ini…
terima kasih buat kunjungannya pak…

12. bundadontworry - 3 December 2010

Alhamdulillah, sampai saat ini bunda msh berusaha utk menepati janji pd diri sendiri utk posting satu tulisan per hari.

ini salah satu usaha agar tdk cepat pikun, krn bunda khan udah gak kerja lagi,anak2 sudah besar semua, kalau bunda gak mengajak otak ini utk terus berusaha berfikir, malahan jd pikun….😦
salam

arcello - 3 December 2010

hehehe…tips bunda oke juga
mungkin bisa saya coba
biar otak tetep seger sampe
lanjut usia nanti
makasih ya bunda

13. Yesi Moci - 1 May 2011

Tersindir saya. Lama tak post tulisan di blog. Lama tak urus blog. Dan lama juga gak blogwallking. Tapi Alhamdulillah kini ada kesempatan kembali. Ditunggu kunjungannya juga ya, Pak. Ada cerpen terbaru saya. Mohon kritik dan sarannya. Sawah vs Sepeda Motor. Cerpen itu ditulis, atas rasa prihatin saya akan lahan-lahan pertanian yang kian hari kian menghilang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: