jump to navigation

ASI atau ASIII ? 4 May 2010

Posted by arcello in Uncategorized.
trackback

ASI ( Air Susu Ibu ) adalah zat multi-manfaat yang sangat…sangat berguna untuk tumbuh kembang seorang bayi.
Tapi, mengapa masih banyak bunda-bunda yang beranggapan kalau memberikan ASI ke bayi secara ekslusif itu dirasa merepotkan.

Pada awal pertama kali menyusui Arcello ( jagoan saya yang lincah, nggemes’in dan sedikit genit ), istri saya juga merasakan kerepotan itu. Apalagi Cello adalah anak pertama kami, bukan hanya kerepotan tapi kebingungan tingkat tinggi yang kami hadapi kala itu. Bahkan sudah sampai pada satu titik nadir kebingungan, Arcello yang masih berumur 3 minggu “terpaksa” dikasih sufor alias susu formula.

Hiks…hiks….sedih banget rasanya. Istri saya merasa bersalah sekali dan sangat menyesalkan ketidak-teguhan hatinya waktu itu.

Tapi sesal kemudian tak ada guna. Istri saya harus segera bangkit untuk memberikan ASI lagi buat Arcello kami. Walau nyata-nyata Arcello sudah pernah kena sufor, pelan-pelan saya bulatkan tekad istri tercinta untuk terus memberikan ASI sebanyak mungkin sampai Arcello berumur 2 tahun.

Nah….di sinilah peran saya sebagai sebagai breast feeding father coba saya praktekkan. Ada 2 hal yang saya bilang ke istri sebagai bagian dari agenda memberikan spirit dan motifasi. Saya bilang ASI itu bias diejah-wantahkan menjadi ASIII ( dengan triple I ).

Apalagi ASIII ??

Menurut versi saya sendiri, ASIII itu bisa mempunyai 2 arti sarat makna.

Yang pertama, ASIII adalah Air Susu Ibu Itu Invenstasi. Maksudnya adalah, kalau dalam keadaan capek, stress, dan nggak mood buat menyusui, ingatlah kalau memberikan ASI ke Arcello itu sebuah investasi yang sangat….sangat berharga. ASI itu gratis, modalnya cuman tekad kuat dan berani capek aja. Sedangkan keuntungan yang didapatkan bisa berkali-kali lipat hasilnya. Kalo Arcello diberi ASI terus sampai 2 tahun Insya Allah dia akan terhindar dari macam-macam penyakit, jadi nggak perlu sering-sering ke dokter ataupun RS Anak. Ditambah bonus berupa “keintiman” Arcello dengan mamanya. Arcello akan merasakan ikatan batin dan emosional yang kuat dengan mamanya akibat proses menyusui itu. Nah…berhubung sifat istri saya yang nggak mau rugi dalam segala hal ( khusunya uang belanja….), saran saya ini rasanya bisa dia terima dengan agak berlega hati.

ASIII yang kedua ini lebih mendasar lagi sifatnya. ASIII dimaknakan sebagai Air Susu Ibu Itu Ibadah. Waaah…waaahh….makna kedua ini entah darimana ilhamnya. ASI adalah hak mutlak seorang bayi. Jadi memberikan ASI adalah memberikan sesuatu yang hak kepada orang lain ( dalam hal ini bayi kami ) tanpa rasa pamrih alias dengan penuh keiklhasan. Tentu saja….jika kami dengan suka cita, penuh cinta kasih, dan iklhas memberikan ASI maka Allah akan ridho kepada kami. Dengan kata lain ibadah kami itu pun akan memberikan pahala dan berkah ke keluarga kami , Insya Allah..ya Amin…., dan tentu saja kepada bayi kami tercinta Arcello Nayaka.

Comments»

1. uphiet - 8 May 2010

betul sekali, saya juga pernah melihat perjuangan itu dari kakak saya.
Hmm, semoga saya nanti bisa jadi ibu yg bisa memberikan yang terbaik buat anak :p

arcello - 8 May 2010

betul mba uphiet….
berkorban segalanya demi anak adalah hal terindah yang
pernah saya rasakan bersama istri saya…
kadang pengorbanan kita yg menurut kita sudah besar…bisa sangat terpuaskan “cuman”
dengan melihat anak kita tersenyum dan tertawa sehat dan lepas…

salam kenal ya’ mba…

terima kasih sudah sudi mampir…

2. distya1 - 11 May 2010

You are a good father..keep going on that..
Udah baca buku Super Nanny or Nanny 911?

arcello - 11 May 2010

belum….
emang bagus-kah ?

3. shafiragreensulaiman - 11 May 2010

betul..betuul…

arcello - 14 May 2010

hehehe…fan’s-nya upin dan ipin neh….

4. luvlydini - 13 May 2010

nice post…

bener-bener…secara teori asi ngga bisa dikalahin ama susu formula manapun…

Jangan lupa istrinya juga diperhatiin makannya pak selama menyusi..biar ga keropos tulang

Salam untuk istri dan anak…

arcello - 14 May 2010

terima kasih bu…

ASI pokoknya is the best-lah…..

salam kenal ya bu…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: